Anda penggemar sepatu hak tinggi (high heel)? Jika iya, kini saatnya Anda tersenyum bahagia, pasalnya hak tinggi yang diklaim membawa pengaruh buruk pada kesehatan tubuh ini Anda ternyata juga bisa memperbaiki otot dasar panggul dan tentu saja bisa mendongkrak gairah seksual Anda.
Bukan rahasia umum lagi jika dunia medis tak pernah berpihak pada high heel, karena efek buruk di baliknya, mulai dari kapalan (hammertoe) sampai gejala schizophrenia. Semuanya terlihat sangat menyeramkan bagi penggemar high heel, yang notabene sudah menjadi passion dari fashion dan gaya hidup kaum hawa.
Namun ketakutan dampak high heel sedikit berkurang dengan studi yang dilakukan Dr Maria Cerruto, ahli Urology asal Itali yang memberikan optimisme bagi pengguna high heel.
Dalam studi yang dilakukan pada 66 wanita usia 50 tahun ke bawah pengguna sepatu dengan hak membentuk sudut 15 derajat terhadap tanah atau ekuivalen dengan hak setinggi 2 inci (5cm), ternyata memiliki postur tubuh yang sama baiknya dengan mereka yang menggunakan sepatu bersol rendah, dan menunjukkan sedikitnya aktivitas elektrik pada otot dasar panggul.
Postur ini justru membuat otot dasar panggul berada pada posisi optimum, yang bisa memperbaiki kekuatan dan kemampuannya saat berkontraksi.
Otot dasar panggul adalah komponen penting pada tubuh wanita, dan juga bisa memperbaiki performance dan kepuasan saat bercinta. Otot ini juga mendukung kinerja organ panggul yang meliputi kandung kemih, otot perut, dan kandungan.
Sayang sekali, elastisitas otot dasar panggul jadi mengendur dan lemah usai melahirkan, dan saat bertambah usia. Dan pastinya butuh latihan rutin untuk kembali menguatkan otot dasar panggul.
“Wanita kerap kali merasa kesulitan melakukan olahraga dengan benar di daerah sekitar otot panggul, dan menggunakan sepatu hak tinggi bisa jadi solusi untuk masalah ini,” papar Dr Cerruto yang mengaku sebagai penggemar high heel, seperti dilansir dari BBC, Rabu (06/02).
Sementara itu Gill Brook, physiotherapist dari Bradford, menekankan penemuan ini tidak mengacu pada sepatu stiletto (sepatu hak tinggi dan runcing dengan tinggi lebih dari 5 cm) yang belum terbukti bisa memperbaiki fungsi otot panggul.
“Namun, bagi wanita penggemar high heel, ini adalah penemuan yang menenangkan di balik kenyataan buruk medis yang tak pernah berpihak pada high heel, meski untuk mendukung kekuatan otot pinggul, Anda tetap harus melatih bagian terpenting tubuh wanita itu.”
Tuesday, 12 October 2010
Thursday, 7 October 2010
PENYAKIT HATI.......Kufur Kepada ALLAH.........
Dalam Islam terdapat 2 macam kekufuran :
1. Kufur kepada Allah, yaitu tertutupnya hati untuk membenarkan segala hal yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.
2. Kufur kepada nikmat Allah, yaitu tertutupnya hati untuk mensyukuri nikmat dari Allah SWT.
Yang menjadi bahasan di sini adalah kufur kepada Allah yang merupakan penyakit hati yang sangat kronis. Penyakit ini menyebabkan hati manusia menjadi gelap, terkunci rapat dari hidayah Allah SWT, sebagaimana firmanNya :
Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. (QS. 2: 6-7)
Virus kekufuran akan membentuk pribadi-pribadi yang jahat, meskipun secara lahiriyah tampak baik. Seorang penguasa seperti Fir 'aun menjadi diktator karena kekufuran. Dia tidak segan-segan membantai kaum oposisi yang menentangnya.
Dan (ingatlah) ketika Kami selamatkan kamu dari (Fir 'aun) dan pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu. (QS. 2:49)
Seorang konglomerat seperti Karun, menjadi kikir dan menindas kaum lemah dengan konsep liberal kapitalisnya. Seorang ilmuwan dan teknokrat arsitek istana kerajaan Fir 'aun, Hamam, yang mempertuhankan akalnya menjadi binasa bersama hasil kreasinya. Seorang ulama jahat karena menjadi pendukung utama pemerintah Jabbarin, Bal 'am bin Ba 'ura, mati dalam kenistaan. Mereka adalah figur-fidur kejahatan yang telah binasa bersama kekufurannya. Itulah akibat duniawi dari kekufuran. Adapun di akhirat, mereka akan mendapat azab sangat pedih dan kekal, dan seluruh kebaikan yang mereka lakukan di dunia sama sekali tidak akan dapat menolong mereka karena sudah musnah oleh kekufurannya.
Allah berfirman:
Mereka (orang-orang kafir) itu, amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi. (QS. 9:69).
Berikut ini antara lain penyebab kekufuran:
1. Kesombongan yang melewati batas, seperti kufurnya Fir 'aun yang berani mengaku Tuhan.
2. Kecintaan terhadap materi duniawi - harta kekayaan, jabatan, atau popularitas - seperti kufurnya Bal 'am bin Baura.
3. Gengsi atau takut mendapat cemohan orang.
4. Kebodohan yang nyata, seperti kufurnya orang kafir pada zaman jahiliyah, atau mereka yang mengaku beriman, namun karena kebodohannya kemudian menjadi murtad.
Seorang mukmin dapat menjadi kufur akibat :
1. Memilih iman tanpa didasarkan pada ilmu. Dia mengikutinya hanya karena bentukan lingkungan orang tuanya (taklid). Sebagian besar ulama ushuludin bersepakat bahwa imannya orang taklid seperti ini tidak syah, karena cenderung tidak pernah masuk dalam hatinya, walaupun secara syar'i dia dapat disebut Muslim karena ikrar syahadat yang diucapkannya.
2. Perangai yang buruk : suka menganggap sepele, bahkan menghina hal-hal yang seharusnya dimuliakan agama. Sebagai contoh, berprasangka buruk kepada Allah, mengubah atau mempermainkan bacaan Al Quran, mengingkari sunnah RasuluLLah SAW.
Orang-orang yang mempermainkan tanda-tanda syarak yang seharusnya dimuliakannya, secara hukum dikhawatirkan menjadi murtad (kufur hukmi). Karena itu hendaklah dia segera berucap syahadat dengan niat memperbarui Islamnya dan berhenti dari perbuatan-perbuatan tersebut. Inilah makna peringatan RasuluLLah dalam salah satu hadistnya berikut :
Seseorang tidak akan kufur karena perbuatan maksiatnya. Kekufuran itu hanya akan terjadi akibat dia meninggalkan penghormatan.
Jika benih-benih kekufuran ini telah menempel dalam hati, hendaklah segera diobati, antara lain dengan cara:
1. Mewaspadai segala bahaya kekufuran.
2. Menguatkan keimanan dan keislaman dengan ilmu dan makrifat kepada Allah secara istiqomah, dibarengi dengan komitmen yang benar (tashdiq) atas benarnya segala apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.
3. Membuktikan kebenaran komitmen terhadap Allah dan RasulNya dengan pengakuan (iddi'an) dan ikrar dengan kalimat syahadat sebagai awal integrasi dengan jamaah hamba Allah yang menyerah tanpa syarat (taslim) terhadap semua tatanan uluhiyah, rububiyah dan mulkiyah Allah.
4. Membuktikan keislaman dengan berbagai aktifitas dalam segala segi kehidupan yang saleh, ikhlas dan menghindari segala penyebab yang membawa kepada kekufuran.
5. Senantiasa bergabung dengan ulama dan fukaha. Mereka yang menjauhi ulama dan fuqoha terancam mati tanpa membawa serta iman Islam. RasuluLLah SAW bersabda :
Akan datang kepada umatku suatu zaman yang pada waktu itu mereka menjauhi para ulama dan fuqoha. Maka Allah akan menurunkan kepada mereka tiga bencana : (1). Allah akan mengangkat keberkatan hasil kasabnya, (2). Allah akan mengangkat penguasa zalim di tengah-tengah mereka, (3). mereka akan keluar dari dunia ini dengan tidak membawa iman.
6. Senantiasa bertawakal kepada Allah dengan memperbanyak doa, terutama doa-doa yang berkaitan dengan khusnul-khotimah, agar mati dalam keadaan baik akhirnya.
Oleh Ust. Uwes Al-Qorni
1. Kufur kepada Allah, yaitu tertutupnya hati untuk membenarkan segala hal yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.
2. Kufur kepada nikmat Allah, yaitu tertutupnya hati untuk mensyukuri nikmat dari Allah SWT.
Yang menjadi bahasan di sini adalah kufur kepada Allah yang merupakan penyakit hati yang sangat kronis. Penyakit ini menyebabkan hati manusia menjadi gelap, terkunci rapat dari hidayah Allah SWT, sebagaimana firmanNya :
Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman. Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat. (QS. 2: 6-7)
Virus kekufuran akan membentuk pribadi-pribadi yang jahat, meskipun secara lahiriyah tampak baik. Seorang penguasa seperti Fir 'aun menjadi diktator karena kekufuran. Dia tidak segan-segan membantai kaum oposisi yang menentangnya.
Dan (ingatlah) ketika Kami selamatkan kamu dari (Fir 'aun) dan pengikut-pengikutnya; mereka menimpakan kepadamu siksaan yang seberat-beratnya, mereka menyembelih anak-anakmu yang laki-laki dan membiarkan hidup anak-anakmu yang perempuan. Dan pada yang demikian itu terdapat cobaan-cobaan yang besar dari Tuhanmu. (QS. 2:49)
Seorang konglomerat seperti Karun, menjadi kikir dan menindas kaum lemah dengan konsep liberal kapitalisnya. Seorang ilmuwan dan teknokrat arsitek istana kerajaan Fir 'aun, Hamam, yang mempertuhankan akalnya menjadi binasa bersama hasil kreasinya. Seorang ulama jahat karena menjadi pendukung utama pemerintah Jabbarin, Bal 'am bin Ba 'ura, mati dalam kenistaan. Mereka adalah figur-fidur kejahatan yang telah binasa bersama kekufurannya. Itulah akibat duniawi dari kekufuran. Adapun di akhirat, mereka akan mendapat azab sangat pedih dan kekal, dan seluruh kebaikan yang mereka lakukan di dunia sama sekali tidak akan dapat menolong mereka karena sudah musnah oleh kekufurannya.
Allah berfirman:
Mereka (orang-orang kafir) itu, amalannya menjadi sia-sia di dunia dan di akhirat; dan mereka itulah orang-orang yang merugi. (QS. 9:69).
Berikut ini antara lain penyebab kekufuran:
1. Kesombongan yang melewati batas, seperti kufurnya Fir 'aun yang berani mengaku Tuhan.
2. Kecintaan terhadap materi duniawi - harta kekayaan, jabatan, atau popularitas - seperti kufurnya Bal 'am bin Baura.
3. Gengsi atau takut mendapat cemohan orang.
4. Kebodohan yang nyata, seperti kufurnya orang kafir pada zaman jahiliyah, atau mereka yang mengaku beriman, namun karena kebodohannya kemudian menjadi murtad.
Seorang mukmin dapat menjadi kufur akibat :
1. Memilih iman tanpa didasarkan pada ilmu. Dia mengikutinya hanya karena bentukan lingkungan orang tuanya (taklid). Sebagian besar ulama ushuludin bersepakat bahwa imannya orang taklid seperti ini tidak syah, karena cenderung tidak pernah masuk dalam hatinya, walaupun secara syar'i dia dapat disebut Muslim karena ikrar syahadat yang diucapkannya.
2. Perangai yang buruk : suka menganggap sepele, bahkan menghina hal-hal yang seharusnya dimuliakan agama. Sebagai contoh, berprasangka buruk kepada Allah, mengubah atau mempermainkan bacaan Al Quran, mengingkari sunnah RasuluLLah SAW.
Orang-orang yang mempermainkan tanda-tanda syarak yang seharusnya dimuliakannya, secara hukum dikhawatirkan menjadi murtad (kufur hukmi). Karena itu hendaklah dia segera berucap syahadat dengan niat memperbarui Islamnya dan berhenti dari perbuatan-perbuatan tersebut. Inilah makna peringatan RasuluLLah dalam salah satu hadistnya berikut :
Seseorang tidak akan kufur karena perbuatan maksiatnya. Kekufuran itu hanya akan terjadi akibat dia meninggalkan penghormatan.
Jika benih-benih kekufuran ini telah menempel dalam hati, hendaklah segera diobati, antara lain dengan cara:
1. Mewaspadai segala bahaya kekufuran.
2. Menguatkan keimanan dan keislaman dengan ilmu dan makrifat kepada Allah secara istiqomah, dibarengi dengan komitmen yang benar (tashdiq) atas benarnya segala apa yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.
3. Membuktikan kebenaran komitmen terhadap Allah dan RasulNya dengan pengakuan (iddi'an) dan ikrar dengan kalimat syahadat sebagai awal integrasi dengan jamaah hamba Allah yang menyerah tanpa syarat (taslim) terhadap semua tatanan uluhiyah, rububiyah dan mulkiyah Allah.
4. Membuktikan keislaman dengan berbagai aktifitas dalam segala segi kehidupan yang saleh, ikhlas dan menghindari segala penyebab yang membawa kepada kekufuran.
5. Senantiasa bergabung dengan ulama dan fukaha. Mereka yang menjauhi ulama dan fuqoha terancam mati tanpa membawa serta iman Islam. RasuluLLah SAW bersabda :
Akan datang kepada umatku suatu zaman yang pada waktu itu mereka menjauhi para ulama dan fuqoha. Maka Allah akan menurunkan kepada mereka tiga bencana : (1). Allah akan mengangkat keberkatan hasil kasabnya, (2). Allah akan mengangkat penguasa zalim di tengah-tengah mereka, (3). mereka akan keluar dari dunia ini dengan tidak membawa iman.
6. Senantiasa bertawakal kepada Allah dengan memperbanyak doa, terutama doa-doa yang berkaitan dengan khusnul-khotimah, agar mati dalam keadaan baik akhirnya.
Oleh Ust. Uwes Al-Qorni
Sholat dan Wudhu .... Sangat Berguna Untuk Kesehatan
HUBUNGAN ANTARA SHOLAT DAN KESEHATAN
Shalat adalah satu-satunya perintah dari Allah yang disampaikan langsung kepada Rasulullah saw, untuk itu pula Rasul di jemput langsung oleh jibril dan dengan
pula Rasul di jemput langsung oleh jibril dan dengan menggunakan buraq. Peristiwa perintah Shallat telah kita ketahui dalam perjalanan Nabi saat isra mi’raj. Perjalanan menembus waktu yang dengan akal pikiran manusia yang terbatas ini belum dapat dicerna. Tapi bukankah tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. SWT.
Sholat selalu di dahului dengan wudhu. Tak akan sah sholat tidak didahului dengan wudhu. Tak akan sah sholat tampa wudhu. Dengan wudhu kita mengencerkan kuman
tampa wudhu. Dengan wudhu kita mengencerkan kuman patogen (antigen) penyebab penyakit yang masuk ke kulit patogen (antigen) penyebab penyakit yang masuk ke kulit
ataupun selaput lendir mata, hidung, mulut. Antigen sendiri adalah setiap zat yang merangsang pembentukan antibodi (imunoglobulin). Sedangkan antibodi adalah protein yang zat Imunoglobulin(ig) yang dibuat oleh sel B. Antibodi terdiri dari 5 macam, yaitu IgM, IgG, IgD, IgE. Diantara mereka IgA yang dapat keluar ke selaput lendir dan air susu ibu. Proses reaksi antigen dan antibodi di kenal dengan nama peradangan atau inflamasi, dengan ciri timbul reaksi merah, bengkak, panas, nyeri berkurangnya
fungsi .
Dalam Hadist disebutkan Rasulullah bersabda:
”Apabila seorang muslim wudhu dan berkumur,maka akan keluarlah kesalahan-kesalahan dari mulutnya. Kalau dia membasuh kedua tangannya maka keluarlah kesalahan dari kedua tangannya itu sehingga keluar lewat bawah kuku-kukunya.Kalau dia menyemburkan air dari hidung , maka akan keluarlah kesalahan dari hidungnya, kalau dia membasuh wajah, maka akan keluarlah kesalahan dari wajahnya, sehingga keluarlah .Kalo dia
lewat tepi-tepi kedua matanya. Kalo dia mengusap kepala, maka akan keluarlah
kesalahan dari kepalanya, sehingga keluar lewat bawah telinganya. Dan kalau dia membasuh kedua kakinya, maka keluarlah kesalahan-kesalahan lewat kedua kakinya , sehingga keluar lewat bawah kukunya kedua kakinya
Berarti dengan Wudhu kita mencegah timbulnya penyakit infeksi yang disebabkan kuman atau antigen, lebih dari seperempat (26,2%) kematian di dunia disebabkan oleh infeksi. Mereka menyerang liang tubuh ataupun luka kecil.
Dari hidung dikenal penyakit infeksi saluran nafas, TBC, Flu burung .Melalui
mulut diserang diare dan amubiasis.
Melalui alat pembuangan dan kelamin menyerang penyakit Human immunodeficiency Virus(HIV), Acquired immunodeficiency Syndrome (AIDS) dan penyakit kelamin yang lain. Langsung ke darah melalui kulit ada malaria, demam berdarah, Hepatitis B, Hepatitis C
Shalat menguatkan tulang belakang, tulang belakang tubuh yang terbungkus dengan daging,terbentuk pada usia 4 minggu masa janin, disitu terpancang kepala, rongga dada, tempat lengan bersangkut, panggul tempat tungkai. Dia terdiri dengan 7 keping tulang leher (servikal), 12 dada (torakal), 5 pungung (lumbar), dan 5 kelangkang (sakrum). Yang bersatu dan 2-5 ekor (coccygeal). Untuk kelangsungan hidupnya
ekor (coccygeal). Untuk kelangsungan hidupnya tulang belakang dialiri oleh darah secara khusus dan diamankan dari infeksi oleh cairan getah bening (limfa).
Getah bening adalah cairan yang bukan darah tetapi mempunyai pembuluh sendiri besertasistemnya. Untuk masalah penyakit, ia penting karena tugasnya adalah membawa sel T dan sel B ke daerah peradangan.B ke daerah peradangan.
dr. Bahar Azwar, SpB Onk fikih kesehatan ,
Qultumedia , 2005 hal 18-20
Berdiri lurus, mengangkat tangan,merenggang seraya mengangkat telapak
tangan, adalah awal pengaliran getah bening , ia bergerak mengalir dari tangan
ke arah leher karena mereka tidak mampu bergerak sendiri. Aliran di jalani dengan 2
bergerak sendiri. Aliran di jalani dengan 2 hal: (1) regangan otot, yang
memompanya dan (2) peninggian anggota tubuh yang mengalirkannya kebawah.Untuk menjaga supaya tidak kembali, ia dilengkapi dengan katup di setiap 2-3 mm
Berdiri – rukuk – sujud- duduk – sujud masing masing kurang lebih 85 kali sehari adalah latihan untuk alat-alat tubuh. Jantung terletak didalam rongga dada mendapat latihan pengempisan dan pengembangan, latihan ini memakmurkan miokardium, otot jantung dengan makanan dan oksigen. Pembaharuan sel segera terjadi dan otot menjadi kuat. Selain latihan miokardium, mengangkat lengan dan merenggangkan adalah gerakan
menghirup nafas, otot dada berkontraksi (merenggang).Diafragma mendatar, dan paru-paru mengembang sehingga udara masuk. Rukuk mengeluarkan nafas karena rongga dada mengempis, Istirahat sejenak waktu iktidal adalah pengembangan berikutnya. Rukuk adalah membengkokkan tulang belakang , meluruskannya adalah merenggangkannya
ruang antar tulang dan otot punggung. Meletakkan tangan pada lutut seraya meluruskan tulang belakang dan menahannya akan memperlancar perdarahan dan aliran getah bening, karena itu makanan bagi tulang belakang beserta ligamen dan otot pendukung nya terjamin, sebagaimana hal nya pemberantasan penyakit oleh 1-2 kelenjar getah bening oleh setiap kepingnya
Sujud adalah memperbaiki perdarahan ke otak. Otak manusia terdiri atas beberapa
daerah yang berfungsi untuk:
1. koordinasi tindakan;
2, refleks;
3. sensasi;
4. prosesor memori terpadu;
5. penamaan;
6. memori penglihatan;
7. penglihatan;
8. memori bunyi;
9. pendengaran;
10.antisipasi;
11. perencanaan, emosi,antisipasi;
12. imaginasi.pertimbangan.
Bukankan setiap Sholat selalu kita adukan masalah kita dengan
Alfatehah .
Dari Abu Hurairah R.A katanya Nabi saw bersabda :
Bahwa Allah Ta’ala berfirman: Shallat itu kubagi dua antara-Ku
dan hambaku. Untuk hambaku ialah ia meminta . Apabila ia
mengucapkan Alhamdulillahi rabbil ’alamin, maka Allah akan menjawab ”Hamadani’
abdi”(hambaKu Memujiku).
Apabila dia mengucapkan Arrahmanirrahim (yang Maha pengasih lagi Maha Penyayang) maka Allah Ta’ala menjawab "Atsna ’Alayya abdi (Hambaku menyangjungku). Apabila ia
mengucapkan ”Maliki yawmiddin ”(Maha Penguasa hari kemudian), maka Allah Ta’ala menjawab”Majjadani Abdi (hambaKu mengagungkanKu)atau :Fawwadha ilayya ’abdi (hambaKu berserah diri kepadaKu). Apabila ia mengucapkan ”Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in
Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in(kepada Engkau saja kami menyembah dan kepada
Engkau saja kami menyembah dan kepada Engkau saja kami meminta tolong), maka Allah ta’ala menjawab ”Hadza bayni wa bayna abdi, wali abdi ma saala” (inilah bagian-Ku dan
bagian Hamba-Ku, Untuk hamba-Ku apa yang dimintanya).
Apabila dia mengucapkan Ihdinas Shirathal mustaqim,shirathal ladzina an’amta ’
’alaihim waladhdhaallin (pimpinlah kami ke jalan yang lurus,
yakni jalan orang yang tidak engkau murkai dan tidak pula jalan orang yang sesat) maka jawab Allah ta’ala ”Hadza li ’abdi,wali ’abdi ma saala’
wali ’abdi ma saala’ (inilah bagian hambaku, untuknya apa yang dimintanya)
Belajar untuk berserah diri,duduklah dengan tenang dan pusatkan perhatian anda
pada titik tengah dada anda.Secara perlahan, pasrahkan diri anda dan sadarilah bahwa
anda sedang diperhatikan, sedang disentuh,sedang dirasakan, sehingga anda harus
mengerahkan kemampuan anda untuk membuat diri anda menjadi nyaman.Akhirnya, biarkan diri anda untuk diberi nafas dan bukan bernafas. Serahkan diri anda seutuhnya didalam keyakinan, dan didalam kesadaran bahwa anda tidak memiliki kekuatan apapun,
dan bahwa satu-satunya pelaku adalah Allah.
Sholat adalah obat jasmani dan rohani.Obat Jasmani karena didalamnya memperlancar peredaran darah, getah bening, dan oksigen keseluruh tubuh, sehingga menjaga aktivitas organ-organ tubuh. Dengan berkonsultasi kepada Allah
5 kali sehari, maka hati ini akan tenang,
Shalat adalah satu-satunya perintah dari Allah yang disampaikan langsung kepada Rasulullah saw, untuk itu pula Rasul di jemput langsung oleh jibril dan dengan
pula Rasul di jemput langsung oleh jibril dan dengan menggunakan buraq. Peristiwa perintah Shallat telah kita ketahui dalam perjalanan Nabi saat isra mi’raj. Perjalanan menembus waktu yang dengan akal pikiran manusia yang terbatas ini belum dapat dicerna. Tapi bukankah tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. SWT.
Sholat selalu di dahului dengan wudhu. Tak akan sah sholat tidak didahului dengan wudhu. Tak akan sah sholat tampa wudhu. Dengan wudhu kita mengencerkan kuman
tampa wudhu. Dengan wudhu kita mengencerkan kuman patogen (antigen) penyebab penyakit yang masuk ke kulit patogen (antigen) penyebab penyakit yang masuk ke kulit
ataupun selaput lendir mata, hidung, mulut. Antigen sendiri adalah setiap zat yang merangsang pembentukan antibodi (imunoglobulin). Sedangkan antibodi adalah protein yang zat Imunoglobulin(ig) yang dibuat oleh sel B. Antibodi terdiri dari 5 macam, yaitu IgM, IgG, IgD, IgE. Diantara mereka IgA yang dapat keluar ke selaput lendir dan air susu ibu. Proses reaksi antigen dan antibodi di kenal dengan nama peradangan atau inflamasi, dengan ciri timbul reaksi merah, bengkak, panas, nyeri berkurangnya
fungsi .
Dalam Hadist disebutkan Rasulullah bersabda:
”Apabila seorang muslim wudhu dan berkumur,maka akan keluarlah kesalahan-kesalahan dari mulutnya. Kalau dia membasuh kedua tangannya maka keluarlah kesalahan dari kedua tangannya itu sehingga keluar lewat bawah kuku-kukunya.Kalau dia menyemburkan air dari hidung , maka akan keluarlah kesalahan dari hidungnya, kalau dia membasuh wajah, maka akan keluarlah kesalahan dari wajahnya, sehingga keluarlah .Kalo dia
lewat tepi-tepi kedua matanya. Kalo dia mengusap kepala, maka akan keluarlah
kesalahan dari kepalanya, sehingga keluar lewat bawah telinganya. Dan kalau dia membasuh kedua kakinya, maka keluarlah kesalahan-kesalahan lewat kedua kakinya , sehingga keluar lewat bawah kukunya kedua kakinya
Berarti dengan Wudhu kita mencegah timbulnya penyakit infeksi yang disebabkan kuman atau antigen, lebih dari seperempat (26,2%) kematian di dunia disebabkan oleh infeksi. Mereka menyerang liang tubuh ataupun luka kecil.
Dari hidung dikenal penyakit infeksi saluran nafas, TBC, Flu burung .Melalui
mulut diserang diare dan amubiasis.
Melalui alat pembuangan dan kelamin menyerang penyakit Human immunodeficiency Virus(HIV), Acquired immunodeficiency Syndrome (AIDS) dan penyakit kelamin yang lain. Langsung ke darah melalui kulit ada malaria, demam berdarah, Hepatitis B, Hepatitis C
Shalat menguatkan tulang belakang, tulang belakang tubuh yang terbungkus dengan daging,terbentuk pada usia 4 minggu masa janin, disitu terpancang kepala, rongga dada, tempat lengan bersangkut, panggul tempat tungkai. Dia terdiri dengan 7 keping tulang leher (servikal), 12 dada (torakal), 5 pungung (lumbar), dan 5 kelangkang (sakrum). Yang bersatu dan 2-5 ekor (coccygeal). Untuk kelangsungan hidupnya
ekor (coccygeal). Untuk kelangsungan hidupnya tulang belakang dialiri oleh darah secara khusus dan diamankan dari infeksi oleh cairan getah bening (limfa).
Getah bening adalah cairan yang bukan darah tetapi mempunyai pembuluh sendiri besertasistemnya. Untuk masalah penyakit, ia penting karena tugasnya adalah membawa sel T dan sel B ke daerah peradangan.B ke daerah peradangan.
dr. Bahar Azwar, SpB Onk fikih kesehatan ,
Qultumedia , 2005 hal 18-20
Berdiri lurus, mengangkat tangan,merenggang seraya mengangkat telapak
tangan, adalah awal pengaliran getah bening , ia bergerak mengalir dari tangan
ke arah leher karena mereka tidak mampu bergerak sendiri. Aliran di jalani dengan 2
bergerak sendiri. Aliran di jalani dengan 2 hal: (1) regangan otot, yang
memompanya dan (2) peninggian anggota tubuh yang mengalirkannya kebawah.Untuk menjaga supaya tidak kembali, ia dilengkapi dengan katup di setiap 2-3 mm
Berdiri – rukuk – sujud- duduk – sujud masing masing kurang lebih 85 kali sehari adalah latihan untuk alat-alat tubuh. Jantung terletak didalam rongga dada mendapat latihan pengempisan dan pengembangan, latihan ini memakmurkan miokardium, otot jantung dengan makanan dan oksigen. Pembaharuan sel segera terjadi dan otot menjadi kuat. Selain latihan miokardium, mengangkat lengan dan merenggangkan adalah gerakan
menghirup nafas, otot dada berkontraksi (merenggang).Diafragma mendatar, dan paru-paru mengembang sehingga udara masuk. Rukuk mengeluarkan nafas karena rongga dada mengempis, Istirahat sejenak waktu iktidal adalah pengembangan berikutnya. Rukuk adalah membengkokkan tulang belakang , meluruskannya adalah merenggangkannya
ruang antar tulang dan otot punggung. Meletakkan tangan pada lutut seraya meluruskan tulang belakang dan menahannya akan memperlancar perdarahan dan aliran getah bening, karena itu makanan bagi tulang belakang beserta ligamen dan otot pendukung nya terjamin, sebagaimana hal nya pemberantasan penyakit oleh 1-2 kelenjar getah bening oleh setiap kepingnya
Sujud adalah memperbaiki perdarahan ke otak. Otak manusia terdiri atas beberapa
daerah yang berfungsi untuk:
1. koordinasi tindakan;
2, refleks;
3. sensasi;
4. prosesor memori terpadu;
5. penamaan;
6. memori penglihatan;
7. penglihatan;
8. memori bunyi;
9. pendengaran;
10.antisipasi;
11. perencanaan, emosi,antisipasi;
12. imaginasi.pertimbangan.
Bukankan setiap Sholat selalu kita adukan masalah kita dengan
Alfatehah .
Dari Abu Hurairah R.A katanya Nabi saw bersabda :
Bahwa Allah Ta’ala berfirman: Shallat itu kubagi dua antara-Ku
dan hambaku. Untuk hambaku ialah ia meminta . Apabila ia
mengucapkan Alhamdulillahi rabbil ’alamin, maka Allah akan menjawab ”Hamadani’
abdi”(hambaKu Memujiku).
Apabila dia mengucapkan Arrahmanirrahim (yang Maha pengasih lagi Maha Penyayang) maka Allah Ta’ala menjawab "Atsna ’Alayya abdi (Hambaku menyangjungku). Apabila ia
mengucapkan ”Maliki yawmiddin ”(Maha Penguasa hari kemudian), maka Allah Ta’ala menjawab”Majjadani Abdi (hambaKu mengagungkanKu)atau :Fawwadha ilayya ’abdi (hambaKu berserah diri kepadaKu). Apabila ia mengucapkan ”Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in
Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in(kepada Engkau saja kami menyembah dan kepada
Engkau saja kami menyembah dan kepada Engkau saja kami meminta tolong), maka Allah ta’ala menjawab ”Hadza bayni wa bayna abdi, wali abdi ma saala” (inilah bagian-Ku dan
bagian Hamba-Ku, Untuk hamba-Ku apa yang dimintanya).
Apabila dia mengucapkan Ihdinas Shirathal mustaqim,shirathal ladzina an’amta ’
’alaihim waladhdhaallin (pimpinlah kami ke jalan yang lurus,
yakni jalan orang yang tidak engkau murkai dan tidak pula jalan orang yang sesat) maka jawab Allah ta’ala ”Hadza li ’abdi,wali ’abdi ma saala’
wali ’abdi ma saala’ (inilah bagian hambaku, untuknya apa yang dimintanya)
Belajar untuk berserah diri,duduklah dengan tenang dan pusatkan perhatian anda
pada titik tengah dada anda.Secara perlahan, pasrahkan diri anda dan sadarilah bahwa
anda sedang diperhatikan, sedang disentuh,sedang dirasakan, sehingga anda harus
mengerahkan kemampuan anda untuk membuat diri anda menjadi nyaman.Akhirnya, biarkan diri anda untuk diberi nafas dan bukan bernafas. Serahkan diri anda seutuhnya didalam keyakinan, dan didalam kesadaran bahwa anda tidak memiliki kekuatan apapun,
dan bahwa satu-satunya pelaku adalah Allah.
Sholat adalah obat jasmani dan rohani.Obat Jasmani karena didalamnya memperlancar peredaran darah, getah bening, dan oksigen keseluruh tubuh, sehingga menjaga aktivitas organ-organ tubuh. Dengan berkonsultasi kepada Allah
5 kali sehari, maka hati ini akan tenang,
Mengatasi Masalah Dalam Kajian Al-Quran dan Kesehatan
Sesungguhnyahidup hidup adalah cobaan dan ujian, bila kegelisahan melanda, maka sebagai seorang muslim ,kita diberikan kesempatan untuk selalu mengadu atau berkonsultasi dengan Allah . Dalam Alfatihah setiap rakaatnya Shalat. Shalat adalah sarana penyehatkan jasmani dan rohani. Bila dengan konsultasi kedokter saja kita bisa sembuh apalagi kalau kita berkonsultasi kepada pencipta dokter-dokter hebat di dunia ini,
Adakah dokter yang lebih hebat dari pada Allah SWT ?
Surat Ath Thur 48.Allah berfirman:” Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami,dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri.” Maksudnya hendaklah bertasbih ketika kamu bangun dari tidur atau bangun meninggalkan majlis, atau ketika berdiri hendak shalat. Ingat kepada Allah adalah sarana kita menjaga kestabilan diri dan emosi. Karena dengan ingat kepada Nya saja maka hati ini dapat tenang.
Dalam Surat Albaqoroh ayat:155.
Allah berfirman,” Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah
berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”
Karena cobaan adalah sesuatu yang tidak mungkin dihindari,berarti yang sangat penting adalah bagaimana kita menyikapinya dengan secara bijak dan benar.
Dalam Surat Albaqoroh ayat:153.
Allah berfirman " Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan
shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
Kegelisahan yang mengembang dan tidak terselesaikan akan mempengaruhi kehidupan
seseorang. Dalam ilmu kedokteran akan timbul yang namanya stress dan stress akan
berkembang jadi penyakit psikis maupun fisik.
Prof. Dr. Zakiah Daradjat mengatakan kegelisahan seseorang disebabkan kurang mantapnya menghayati suatu persoalan, kurang mampunya menghadapi hidup, kurang matangnya membuat perhitungan sebagaimana sebaiknya menghadapi hidup.
Bagi yang matang menghadapi hidup , dia temukan kegelisahan, dengan cepat dialihkan kegelisahan dengan cara yang membuat dia tidak dibebani aneka kelainan dalam tingkah dan geraknya.
Menghadapi kegelisahan ada orang yang sampai kehilangan akal,seolah tidak ada lagi pegangan, orang yang kebingungan tampa penyelesaian, kemampuan bekerja akan menurun, semuanya akibat gelisah dan cemas menghadang masa datang.
Adakah manusia hidup di dunia tanpa masalah, bukankan cobaan adalah pertanda Allah mencintai mahluknya, cobaan adalah sarana manusia untuk lebih mengingat Allah.
PEMECAHAN MASALAH
A. SABAR
Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan Setelah selesai menjelaskan syukur , Kini Allah mulai menjelaskan sabar, permintaan petunjuk dan pertolongan melalui sabar dan shalat, karena bila seorang hamba mendapat nikmat, maka dia
menyukurinya atau mendapat bencana , maka dia bersabar menghadapinya. Allah menjelaskan sarana terbaik yang dapat digunakan untuk menghadapi musibah adalah dengan sabar dan Shalat. Dalam sebuah hadis dikatakan,” Apabila Rasulullah saw, menghadapi sesuatu kesulitan,maka beliau salat
HUBUNGAN ANTARA SHOLAT DAN KESEHATAN
Shalat adalah satu-satunya perintah dari Allah yang disampaikan langsung kepada Rasulullah saw, untuk itu pula Rasul di jemput langsung oleh jibril dan dengan
pula Rasul di jemput langsung oleh jibril dan dengan menggunakan buraq. Peristiwa perintah Shallat telah kita ketahui dalam perjalanan Nabi saat isra mi’raj. Perjalanan menembus waktu yang dengan akal pikiran manusia yang terbatas ini belum dapat dicerna. Tapi bukankah tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. SWT.
Sholat selalu di dahului dengan wudhu. Tak akan sah sholat tidak didahului dengan wudhu. Tak akan sah sholat tampa wudhu. Dengan wudhu kita mengencerkan kuman
tampa wudhu. Dengan wudhu kita mengencerkan kuman patogen (antigen) penyebab penyakit yang masuk ke kulit patogen (antigen) penyebab penyakit yang masuk ke kulit
ataupun selaput lendir mata, hidung, mulut. Antigen sendiri adalah setiap zat yang merangsang pembentukan antibodi (imunoglobulin). Sedangkan antibodi adalah protein yang zat Imunoglobulin(ig) yang dibuat oleh sel B. Antibodi terdiri dari 5 macam, yaitu IgM, IgG, IgD, IgE. Diantara mereka IgA yang dapat keluar ke selaput lendir dan air susu ibu. Proses reaksi antigen dan antibodi di kenal dengan nama peradangan atau inflamasi, dengan ciri timbul reaksi merah, bengkak, panas, nyeri berkurangnya
fungsi .
Dalam Hadist disebutkan Rasulullah bersabda:
”Apabila seorang muslim wudhu dan berkumur,maka akan keluarlah kesalahan-kesalahan dari mulutnya. Kalau dia membasuh kedua tangannya maka keluarlah kesalahan dari kedua tangannya itu sehingga keluar lewat bawah kuku-kukunya.Kalau dia menyemburkan air dari hidung , maka akan keluarlah kesalahan dari hidungnya, kalau dia membasuh wajah, maka akan keluarlah kesalahan dari wajahnya, sehingga keluarlah .Kalo dia
lewat tepi-tepi kedua matanya. Kalo dia mengusap kepala, maka akan keluarlah
kesalahan dari kepalanya, sehingga keluar lewat bawah telinganya. Dan kalau dia membasuh kedua kakinya, maka keluarlah kesalahan-kesalahan lewat kedua kakinya , sehingga keluar lewat bawah kukunya kedua kakinya
Berarti dengan Wudhu kita mencegah timbulnya penyakit infeksi yang disebabkan kuman atau antigen, lebih dari seperempat (26,2%) kematian di dunia disebabkan oleh infeksi. Mereka menyerang liang tubuh ataupun luka kecil.
Dari hidung dikenal penyakit infeksi saluran nafas, TBC, Flu burung .Melalui
mulut diserang diare dan amubiasis.
Melalui alat pembuangan dan kelamin menyerang penyakit Human immunodeficiency Virus(HIV), Acquired immunodeficiency Syndrome (AIDS) dan penyakit kelamin yang lain. Langsung ke darah melalui kulit ada malaria, demam berdarah, Hepatitis B, Hepatitis C
Shalat menguatkan tulang belakang, tulang belakang tubuh yang terbungkus dengan daging,terbentuk pada usia 4 minggu masa janin, disitu terpancang kepala, rongga dada, tempat lengan bersangkut, panggul tempat tungkai. Dia terdiri dengan 7 keping tulang leher (servikal), 12 dada (torakal), 5 pungung (lumbar), dan 5 kelangkang (sakrum). Yang bersatu dan 2-5 ekor (coccygeal). Untuk kelangsungan hidupnya
ekor (coccygeal). Untuk kelangsungan hidupnya tulang belakang dialiri oleh darah secara khusus dan diamankan dari infeksi oleh cairan getah bening (limfa).
Getah bening adalah cairan yang bukan darah tetapi mempunyai pembuluh sendiri besertasistemnya. Untuk masalah penyakit, ia penting karena tugasnya adalah membawa sel T dan sel B ke daerah peradangan.B ke daerah peradangan.
dr. Bahar Azwar, SpB Onk fikih kesehatan ,
Qultumedia , 2005 hal 18-20
Berdiri lurus, mengangkat tangan,merenggang seraya mengangkat telapak
tangan, adalah awal pengaliran getah bening , ia bergerak mengalir dari tangan
ke arah leher karena mereka tidak mampu bergerak sendiri. Aliran di jalani dengan 2
bergerak sendiri. Aliran di jalani dengan 2 hal: (1) regangan otot, yang
memompanya dan (2) peninggian anggota tubuh yang mengalirkannya kebawah.Untuk menjaga supaya tidak kembali, ia dilengkapi dengan katup di setiap 2-3 mm
Berdiri – rukuk – sujud- duduk – sujud masing masing kurang lebih 85 kali sehari adalah latihan untuk alat-alat tubuh. Jantung terletak didalam rongga dada mendapat latihan pengempisan dan pengembangan, latihan ini memakmurkan miokardium, otot jantung dengan makanan dan oksigen. Pembaharuan sel segera terjadi dan otot menjadi kuat. Selain latihan miokardium, mengangkat lengan dan merenggangkan adalah gerakan
menghirup nafas, otot dada berkontraksi (merenggang).Diafragma mendatar, dan paru-paru mengembang sehingga udara masuk. Rukuk mengeluarkan nafas karena rongga dada mengempis, Istirahat sejenak waktu iktidal adalah pengembangan berikutnya. Rukuk adalah membengkokkan tulang belakang , meluruskannya adalah merenggangkannya
ruang antar tulang dan otot punggung. Meletakkan tangan pada lutut seraya meluruskan tulang belakang dan menahannya akan memperlancar perdarahan dan aliran getah bening, karena itu makanan bagi tulang belakang beserta ligamen dan otot pendukung nya terjamin, sebagaimana hal nya pemberantasan penyakit oleh 1-2 kelenjar getah bening oleh setiap kepingnya
Sujud adalah memperbaiki perdarahan ke otak. Otak manusia terdiri atas beberapa
daerah yang berfungsi untuk:
1. koordinasi tindakan;
2, refleks;
3. sensasi;
4. prosesor memori terpadu;
5. penamaan;
6. memori penglihatan;
7. penglihatan;
8. memori bunyi;
9. pendengaran;
10.antisipasi;
11. perencanaan, emosi,antisipasi;
12. imaginasi.pertimbangan.
Bukankan setiap Sholat selalu kita adukan masalah kita dengan
Alfatehah .
Dari Abu Hurairah R.A katanya Nabi saw bersabda :
Bahwa Allah Ta’ala berfirman: Shallat itu kubagi dua antara-Ku
dan hambaku. Untuk hambaku ialah ia meminta . Apabila ia
mengucapkan Alhamdulillahi rabbil ’alamin, maka Allah akan menjawab ”Hamadani’
abdi”(hambaKu Memujiku).
Apabila dia mengucapkan Arrahmanirrahim (yang Maha pengasih lagi Maha Penyayang) maka Allah Ta’ala menjawab "Atsna ’Alayya abdi (Hambaku menyangjungku). Apabila ia
mengucapkan ”Maliki yawmiddin ”(Maha Penguasa hari kemudian), maka Allah Ta’ala menjawab”Majjadani Abdi (hambaKu mengagungkanKu)atau :Fawwadha ilayya ’abdi (hambaKu berserah diri kepadaKu). Apabila ia mengucapkan ”Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in
Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in(kepada Engkau saja kami menyembah dan kepada
Engkau saja kami menyembah dan kepada Engkau saja kami meminta tolong), maka Allah ta’ala menjawab ”Hadza bayni wa bayna abdi, wali abdi ma saala” (inilah bagian-Ku dan
bagian Hamba-Ku, Untuk hamba-Ku apa yang dimintanya).
Apabila dia mengucapkan Ihdinas Shirathal mustaqim,shirathal ladzina an’amta ’
’alaihim waladhdhaallin (pimpinlah kami ke jalan yang lurus,
yakni jalan orang yang tidak engkau murkai dan tidak pula jalan orang yang sesat) maka jawab Allah ta’ala ”Hadza li ’abdi,wali ’abdi ma saala’
wali ’abdi ma saala’ (inilah bagian hambaku, untuknya apa yang dimintanya)
Belajar untuk berserah diri,duduklah dengan tenang dan pusatkan perhatian anda
pada titik tengah dada anda.Secara perlahan, pasrahkan diri anda dan sadarilah bahwa
anda sedang diperhatikan, sedang disentuh,sedang dirasakan, sehingga anda harus
mengerahkan kemampuan anda untuk membuat diri anda menjadi nyaman.Akhirnya, biarkan diri anda untuk diberi nafas dan bukan bernafas. Serahkan diri anda seutuhnya didalam keyakinan, dan didalam kesadaran bahwa anda tidak memiliki kekuatan apapun,
dan bahwa satu-satunya pelaku adalah Allah.
Sholat adalah obat jasmani dan rohani.Obat Jasmani karena didalamnya memperlancar peredaran darah, getah bening, dan oksigen keseluruh tubuh, sehingga menjaga aktivitas organ-organ tubuh. Dengan berkonsultasi kepada Allah
5 kali sehari, maka hati ini akan tenang,
Hipotalamus sebagai organ yang bertanggung jawab terhadap perangsangan hormon kortison dan syaraf simpatis yang tadinya meningkat akibat kegelisahan atau stress dapat kembali memjadi normal. Sehingga denyut jantung, tekanan darah yang tadinya
meningkatpun akan kembali normal.
Oleh Ibunda dr. Hj.Liza
Adakah dokter yang lebih hebat dari pada Allah SWT ?
Surat Ath Thur 48.Allah berfirman:” Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Tuhanmu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami,dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu ketika kamu bangun berdiri.” Maksudnya hendaklah bertasbih ketika kamu bangun dari tidur atau bangun meninggalkan majlis, atau ketika berdiri hendak shalat. Ingat kepada Allah adalah sarana kita menjaga kestabilan diri dan emosi. Karena dengan ingat kepada Nya saja maka hati ini dapat tenang.
Dalam Surat Albaqoroh ayat:155.
Allah berfirman,” Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan,kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah
berita gembira kepada orang-orang yang sabar.”
Karena cobaan adalah sesuatu yang tidak mungkin dihindari,berarti yang sangat penting adalah bagaimana kita menyikapinya dengan secara bijak dan benar.
Dalam Surat Albaqoroh ayat:153.
Allah berfirman " Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan
shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.
Kegelisahan yang mengembang dan tidak terselesaikan akan mempengaruhi kehidupan
seseorang. Dalam ilmu kedokteran akan timbul yang namanya stress dan stress akan
berkembang jadi penyakit psikis maupun fisik.
Prof. Dr. Zakiah Daradjat mengatakan kegelisahan seseorang disebabkan kurang mantapnya menghayati suatu persoalan, kurang mampunya menghadapi hidup, kurang matangnya membuat perhitungan sebagaimana sebaiknya menghadapi hidup.
Bagi yang matang menghadapi hidup , dia temukan kegelisahan, dengan cepat dialihkan kegelisahan dengan cara yang membuat dia tidak dibebani aneka kelainan dalam tingkah dan geraknya.
Menghadapi kegelisahan ada orang yang sampai kehilangan akal,seolah tidak ada lagi pegangan, orang yang kebingungan tampa penyelesaian, kemampuan bekerja akan menurun, semuanya akibat gelisah dan cemas menghadang masa datang.
Adakah manusia hidup di dunia tanpa masalah, bukankan cobaan adalah pertanda Allah mencintai mahluknya, cobaan adalah sarana manusia untuk lebih mengingat Allah.
PEMECAHAN MASALAH
A. SABAR
Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan Setelah selesai menjelaskan syukur , Kini Allah mulai menjelaskan sabar, permintaan petunjuk dan pertolongan melalui sabar dan shalat, karena bila seorang hamba mendapat nikmat, maka dia
menyukurinya atau mendapat bencana , maka dia bersabar menghadapinya. Allah menjelaskan sarana terbaik yang dapat digunakan untuk menghadapi musibah adalah dengan sabar dan Shalat. Dalam sebuah hadis dikatakan,” Apabila Rasulullah saw, menghadapi sesuatu kesulitan,maka beliau salat
HUBUNGAN ANTARA SHOLAT DAN KESEHATAN
Shalat adalah satu-satunya perintah dari Allah yang disampaikan langsung kepada Rasulullah saw, untuk itu pula Rasul di jemput langsung oleh jibril dan dengan
pula Rasul di jemput langsung oleh jibril dan dengan menggunakan buraq. Peristiwa perintah Shallat telah kita ketahui dalam perjalanan Nabi saat isra mi’raj. Perjalanan menembus waktu yang dengan akal pikiran manusia yang terbatas ini belum dapat dicerna. Tapi bukankah tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah. SWT.
Sholat selalu di dahului dengan wudhu. Tak akan sah sholat tidak didahului dengan wudhu. Tak akan sah sholat tampa wudhu. Dengan wudhu kita mengencerkan kuman
tampa wudhu. Dengan wudhu kita mengencerkan kuman patogen (antigen) penyebab penyakit yang masuk ke kulit patogen (antigen) penyebab penyakit yang masuk ke kulit
ataupun selaput lendir mata, hidung, mulut. Antigen sendiri adalah setiap zat yang merangsang pembentukan antibodi (imunoglobulin). Sedangkan antibodi adalah protein yang zat Imunoglobulin(ig) yang dibuat oleh sel B. Antibodi terdiri dari 5 macam, yaitu IgM, IgG, IgD, IgE. Diantara mereka IgA yang dapat keluar ke selaput lendir dan air susu ibu. Proses reaksi antigen dan antibodi di kenal dengan nama peradangan atau inflamasi, dengan ciri timbul reaksi merah, bengkak, panas, nyeri berkurangnya
fungsi .
Dalam Hadist disebutkan Rasulullah bersabda:
”Apabila seorang muslim wudhu dan berkumur,maka akan keluarlah kesalahan-kesalahan dari mulutnya. Kalau dia membasuh kedua tangannya maka keluarlah kesalahan dari kedua tangannya itu sehingga keluar lewat bawah kuku-kukunya.Kalau dia menyemburkan air dari hidung , maka akan keluarlah kesalahan dari hidungnya, kalau dia membasuh wajah, maka akan keluarlah kesalahan dari wajahnya, sehingga keluarlah .Kalo dia
lewat tepi-tepi kedua matanya. Kalo dia mengusap kepala, maka akan keluarlah
kesalahan dari kepalanya, sehingga keluar lewat bawah telinganya. Dan kalau dia membasuh kedua kakinya, maka keluarlah kesalahan-kesalahan lewat kedua kakinya , sehingga keluar lewat bawah kukunya kedua kakinya
Berarti dengan Wudhu kita mencegah timbulnya penyakit infeksi yang disebabkan kuman atau antigen, lebih dari seperempat (26,2%) kematian di dunia disebabkan oleh infeksi. Mereka menyerang liang tubuh ataupun luka kecil.
Dari hidung dikenal penyakit infeksi saluran nafas, TBC, Flu burung .Melalui
mulut diserang diare dan amubiasis.
Melalui alat pembuangan dan kelamin menyerang penyakit Human immunodeficiency Virus(HIV), Acquired immunodeficiency Syndrome (AIDS) dan penyakit kelamin yang lain. Langsung ke darah melalui kulit ada malaria, demam berdarah, Hepatitis B, Hepatitis C
Shalat menguatkan tulang belakang, tulang belakang tubuh yang terbungkus dengan daging,terbentuk pada usia 4 minggu masa janin, disitu terpancang kepala, rongga dada, tempat lengan bersangkut, panggul tempat tungkai. Dia terdiri dengan 7 keping tulang leher (servikal), 12 dada (torakal), 5 pungung (lumbar), dan 5 kelangkang (sakrum). Yang bersatu dan 2-5 ekor (coccygeal). Untuk kelangsungan hidupnya
ekor (coccygeal). Untuk kelangsungan hidupnya tulang belakang dialiri oleh darah secara khusus dan diamankan dari infeksi oleh cairan getah bening (limfa).
Getah bening adalah cairan yang bukan darah tetapi mempunyai pembuluh sendiri besertasistemnya. Untuk masalah penyakit, ia penting karena tugasnya adalah membawa sel T dan sel B ke daerah peradangan.B ke daerah peradangan.
dr. Bahar Azwar, SpB Onk fikih kesehatan ,
Qultumedia , 2005 hal 18-20
Berdiri lurus, mengangkat tangan,merenggang seraya mengangkat telapak
tangan, adalah awal pengaliran getah bening , ia bergerak mengalir dari tangan
ke arah leher karena mereka tidak mampu bergerak sendiri. Aliran di jalani dengan 2
bergerak sendiri. Aliran di jalani dengan 2 hal: (1) regangan otot, yang
memompanya dan (2) peninggian anggota tubuh yang mengalirkannya kebawah.Untuk menjaga supaya tidak kembali, ia dilengkapi dengan katup di setiap 2-3 mm
Berdiri – rukuk – sujud- duduk – sujud masing masing kurang lebih 85 kali sehari adalah latihan untuk alat-alat tubuh. Jantung terletak didalam rongga dada mendapat latihan pengempisan dan pengembangan, latihan ini memakmurkan miokardium, otot jantung dengan makanan dan oksigen. Pembaharuan sel segera terjadi dan otot menjadi kuat. Selain latihan miokardium, mengangkat lengan dan merenggangkan adalah gerakan
menghirup nafas, otot dada berkontraksi (merenggang).Diafragma mendatar, dan paru-paru mengembang sehingga udara masuk. Rukuk mengeluarkan nafas karena rongga dada mengempis, Istirahat sejenak waktu iktidal adalah pengembangan berikutnya. Rukuk adalah membengkokkan tulang belakang , meluruskannya adalah merenggangkannya
ruang antar tulang dan otot punggung. Meletakkan tangan pada lutut seraya meluruskan tulang belakang dan menahannya akan memperlancar perdarahan dan aliran getah bening, karena itu makanan bagi tulang belakang beserta ligamen dan otot pendukung nya terjamin, sebagaimana hal nya pemberantasan penyakit oleh 1-2 kelenjar getah bening oleh setiap kepingnya
Sujud adalah memperbaiki perdarahan ke otak. Otak manusia terdiri atas beberapa
daerah yang berfungsi untuk:
1. koordinasi tindakan;
2, refleks;
3. sensasi;
4. prosesor memori terpadu;
5. penamaan;
6. memori penglihatan;
7. penglihatan;
8. memori bunyi;
9. pendengaran;
10.antisipasi;
11. perencanaan, emosi,antisipasi;
12. imaginasi.pertimbangan.
Bukankan setiap Sholat selalu kita adukan masalah kita dengan
Alfatehah .
Dari Abu Hurairah R.A katanya Nabi saw bersabda :
Bahwa Allah Ta’ala berfirman: Shallat itu kubagi dua antara-Ku
dan hambaku. Untuk hambaku ialah ia meminta . Apabila ia
mengucapkan Alhamdulillahi rabbil ’alamin, maka Allah akan menjawab ”Hamadani’
abdi”(hambaKu Memujiku).
Apabila dia mengucapkan Arrahmanirrahim (yang Maha pengasih lagi Maha Penyayang) maka Allah Ta’ala menjawab "Atsna ’Alayya abdi (Hambaku menyangjungku). Apabila ia
mengucapkan ”Maliki yawmiddin ”(Maha Penguasa hari kemudian), maka Allah Ta’ala menjawab”Majjadani Abdi (hambaKu mengagungkanKu)atau :Fawwadha ilayya ’abdi (hambaKu berserah diri kepadaKu). Apabila ia mengucapkan ”Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in
Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in(kepada Engkau saja kami menyembah dan kepada
Engkau saja kami menyembah dan kepada Engkau saja kami meminta tolong), maka Allah ta’ala menjawab ”Hadza bayni wa bayna abdi, wali abdi ma saala” (inilah bagian-Ku dan
bagian Hamba-Ku, Untuk hamba-Ku apa yang dimintanya).
Apabila dia mengucapkan Ihdinas Shirathal mustaqim,shirathal ladzina an’amta ’
’alaihim waladhdhaallin (pimpinlah kami ke jalan yang lurus,
yakni jalan orang yang tidak engkau murkai dan tidak pula jalan orang yang sesat) maka jawab Allah ta’ala ”Hadza li ’abdi,wali ’abdi ma saala’
wali ’abdi ma saala’ (inilah bagian hambaku, untuknya apa yang dimintanya)
Belajar untuk berserah diri,duduklah dengan tenang dan pusatkan perhatian anda
pada titik tengah dada anda.Secara perlahan, pasrahkan diri anda dan sadarilah bahwa
anda sedang diperhatikan, sedang disentuh,sedang dirasakan, sehingga anda harus
mengerahkan kemampuan anda untuk membuat diri anda menjadi nyaman.Akhirnya, biarkan diri anda untuk diberi nafas dan bukan bernafas. Serahkan diri anda seutuhnya didalam keyakinan, dan didalam kesadaran bahwa anda tidak memiliki kekuatan apapun,
dan bahwa satu-satunya pelaku adalah Allah.
Sholat adalah obat jasmani dan rohani.Obat Jasmani karena didalamnya memperlancar peredaran darah, getah bening, dan oksigen keseluruh tubuh, sehingga menjaga aktivitas organ-organ tubuh. Dengan berkonsultasi kepada Allah
5 kali sehari, maka hati ini akan tenang,
Hipotalamus sebagai organ yang bertanggung jawab terhadap perangsangan hormon kortison dan syaraf simpatis yang tadinya meningkat akibat kegelisahan atau stress dapat kembali memjadi normal. Sehingga denyut jantung, tekanan darah yang tadinya
meningkatpun akan kembali normal.
Oleh Ibunda dr. Hj.Liza
PENYAKIT "HATI" dan PENANGKALNYA ....
Setiap manusia tentu memiliki hati. Hati inilah yang mempengaruhi tabiat dan sifat seseorang. Apabila hati ini baik, maka manusia tersebut akan memiliki sifat yang terpuji. Namun jika hati yang dimiliki seorang manusia telah penuh dengan niat jahat, dapat dipastikan bahwa tingkah laku orang tersebut tidak akan jauh dari tindakan yang merugikan orang lain. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah Muhammad saw:
“Ketahuilah, sesungguhnya pada setiap jasad ada sekerat daging, apabila dia baik maka baik seluruh anggota jasad, apabila dia jelek maka jelek semua anggota jasad, ketahuilah dialah hati.” (HR. Bukhori)
Perubahan sifat yang ada dalam hati ini terjadi dengan sangat cepat. Semua itu terjadi semata karena kekuasaan yang dimilii Allah SWT. Dia-lah yang membolak-balikkan hati manusia sesuai dengan kehendak-Nya. Perhatikan sabda Rasulullah saw berikut:
“Dinamakan hati (al-qolbu) karena cepatnya berubah.”(HR. Ahmad)
“Perumpamaan hati adalah seperti sebuah bulu di tanah lapang yang diubah oleh hembusan angin dalam keadaan terbalik.” (HR. Ibnu Abi Ashim)
“Sesungguhnya hati-hati anak Adam berada di antara dua jari-jari Alloh layaknya satu hati, Dia mengubah menurut kehendak-Nya.” (HR. Muslim)
“Ya Alloh, Dzat yang membolak-balikkan hati, condongkanlah hati kami untuk selalu taat kepada-Mu.” (HR. Muslim)
Meskipun demikian, kita harus terus berupaya untuk menjaga hati kita agar tidak terkena penyakit hati, yang menyebabkab kita tersesat dari jalan yang diridhoi Allah SWT. Begitu banyak penyakit yang dapat hinggap dalam hati kita, baik kita sadari maupun tidak.
Penyakit-penyakit hati tersebut dapat diketahui dengan melihat perilaku yang ditampilkan oleh seseorang dalam kesehariannya. Perilaku yang mencerminkan rusak dan sakitnya hati seseorang diantaranya adalah:
1. Melakukan kedurhakaan dan dosa
Di antara manusia ada yang melakukan kedurhakaan terus-menerus dalam satu jenis perbuatan. Ada pula yang melakukan dalam beberapa jenis bahkan semuanya dilakukan dengan terang-terangan, padahal Rosululloh bersabda:
“Setiap umatku akan terampuni kecuali mereka yang melakukan kedurhakaan secara terang- terangan.” (HR. Bukhori)
2. Merasakan kekerasan dan kekakuan hati
Keras dan kakunya hati seseorang membuat orang itu tidak memiliki sensitifitas terhadap masalah-masalah yang menimpa saudaranya sesame muslim. Hal ini karena ia tidak akan mampu dipengaruhi oleh apapun juga, dan hanya akan bertumpu pada keinginan pribadinya.
3. Tidak tekun beribadah
Ketekunan dalam beribadah merupakan sesuatu hal yang wajib kita laksanakan. Dalam beribadah kita harus benar-benar memperhatikan dengan seksama setiap gerakan dan ucapan/bacaan serta doa. Sedangkan orang yang hatinya mulai diliputi oleh “penyakit” tidak akan mampu tekun dan memperhatikan apa yang dilakukannya dalam beriadah.
4. Malas dalam ketaatan dan ibadah
Kalaupun ia beribadah, maka ibadah tersebut hanyalah sekedar rutinitas belaka, dan “kosong”. Masuk dalam kategori ini ialah perbuatan–perbuatan yang tidak dilakukan dengan mempedulikan nilai dari perbuatan tersebut atau meremehkan waktu-waktu yang tepat untuk melakukannya. Misalnya, melakukan sholat-sholat di akhir waktu, atau menunda-nunda haji padahal sudah ada kemampuan untuk melaksanakan.
5. Perasaan gelisah dan resah karena masalah yang dihadapi
6. Tidak tersentuh kandungan ayat-ayat suci Al Qur’an
7. Lalai dalam dzikir dan doa
8. Lalai dalam amar ma’ruf nahi munkar
Bara ghiroh dalam hati telah padam, tidak menyuruh kepada yang ma’ruf, tidak pula mencegah dari yang mungkar. Pada puncaknya, dia tidak mengetahui yang ma’ruf dan tidak mengetahui yang mungkar. Segala urusan dianggap sama
9. Gila kehormatan dan popularitas
Termasuk di dalamnya, gila terhadap kedudukan ingin tampil sebagai pemimpin yang menonjol dan tidak dibarengi dengan kemampuan yang semestinya.
“Sesunguhnya kamu sekalian akan berhasrat mendapatkan kepemiminan dan hal ini akan menjadi penyesalan pada hari kiamat.” (HR. Bukhori)
10. Bakhil dan kikir atas hartanya
Allah SWT memuji orang-orang Anshor dengan firman-Nya:
“… dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS. al-Hasyr [59]: 9)
Rosulullah saw bahkan bersabda :
“Tidaklah berkumpul pada hati seorang hamba selama-lamanya sifat kikir dan keimanan.” (HR. Nasai)
11. Mengakui apa-apa yang tidak dilakukannya
Padahal penyakit ini yang menjadikan binasanya umat terdahulu. Alloh berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman, mengapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Alloh bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS. ash-Shof : 2–3)
12. Bersenang-senang diatas penderitaan umat muslim
13. Hanya pandai menilai kadar dosa yang dilakukan dan tidak melihat pada siapa dosa itu dilakukannya
14. Tidak peduli pada penderitaan sesama muslim
15. Mudah memutuskan tali silaturahmi/persaudaraan
16. Senang berbantah-bantahan yang mneyebabkan hatinya keras dan kaku
17. Sibuk dalam urusan dunia semata
18. Suka berlebih-lebihan
Penyembuhan
Perilaku tersebut diatas dapat dijadikan indikator awal akan adanya penyakit pada hati seseorang. Meskipun demikian, kita dapat menyembuhkan hati yang sakit tersebut dengan beberapa cara. Hal ini untuk mempertahankan keimanan yang ada dalam hati kita.
Rosulullah saw menggambarkan dalam salah satu sabda Beliau bahwa keimanan seorang hamba diibaratkan sebagai pakaian yang dibutuhkan untuk diperbaharui setiap saat. Beliau saw juga menggambarkan keimanan ibarat menatap bulan, terkadang bercahaya terkadang gelap, manakala bulan tersebut tertutup oleh awan maka hilanglah sinar dari rembulan tersebut, ketika gumpalan-gumpalan awan menghilang maka nampak kembali cahaya bulan tersebut.
Juga sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw :
“Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah dia mengubah dengan tangannya, jika dia tidak mampu maka dengan lisannya, jika tidak mampu maka dengan hatinya, dan yang demikian adalah selemah-lemah iman.” (HR. Bukhari)
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan seorang muslim sebagai upaya penyembuhan penyakit hati yang dideritanya:
1. Membaca dan menyimak Al Qur’an
Allah SWT telah memastikan bahwa al-Qur’an adalah penawar dari penyakit, penerang dan cahaya bagi hamba Allah yang dikehendaki-Nya. Firman Allah SWT :
“Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman….” (QS. al-Isra’ : 82)
2. Merasakan keagungan Allah SWT
Banyak dalil dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang mengungkap tentang keagungan Alloh. Jika seorang muslim memperhatikan nash-nash tersebut, niscaya akan bergetar hatinya dan jiwanya akan tunduk kepada Dzat yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui sebagaimana firman Allah :
“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. al-An’am: 59)
3. Mencari dan mempelajari ilmu agama
Yaitu ilmu yang bisa menghasilkan rasa takut kepada Allah SWT dan menambah nilai keimanannya. Tidak akan sama keadaan orang yang mengetahui dan orang yang tidak mengetahui.
4. Banyak berdzikir
Dengan berdzikir kepada Allah SWT keimanan bertambah, rohmat Allah datang, hati tenteram, para malaikat datang mengelilingi mereka, dosa-dosa terampuni. Rosulullah saw bersabda:
“Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya, andaikata kamu tetap seperti keadaanmu di sisiku dan di dalam berdzikir, tentu para malaikat akan menyalami kamu di atas tempat tidurmu dan tatkala dalam perjalanan.” (HR. Muslim)
5. Memperbanyak amal sholeh
Banyak hal yang dapat digunakan sebagai lading amal sholeh bagi kita. Sedangkan bentuk dan cara memperbanyak amal sholeh diantaranya adalah:
• Sesegera mungkin melaksanakan amal sholih
• Melaksanakan amal sholih secara terus-menerus
• Tidak gampang bosan dan capai dalam melaksanakannya
• Mengulang beberapa amal sholih yang terlupakan
• Senantiasa berharap apa yang dilakukannya diterima oleh Allah SWT
6. Rajin melakukan ibadah
Di antara rahmat Allah SWT ialah dengan diberikan-Nya beberapa macam peribadatan, sebagiannya berbentuk fisik seperti sholat, sebagiannya berbentuk materi seperti zakat, sebagiannya berbentuk lisan seperti dzikir dan do’a. Bahkan satu jenis ibadah bisa dibagi kepada wajib, sunnah, dan anjuran. Yang wajib pun terkadang terbagi kepada beberapa bagian. Berbagai jenis ibadah ini memungkinkan untuk dijadikan sebagai penyembuh dari penyakit hati atau lemahnya keimanan.
7. Takut meninggal dalam keadaan su’us khotimah
8. Banyak mengingat mati
Rosulullah saw bersabda:
“Perbanyaklah mengingat penebas segala kelezatan, yakni kematian.” (HR. Tirmidzi)
Di antara cara yang efektif untuk mengingatkan seseorang terhadap kematian ialah dengan berziarah kubur, mengunjungi orang sakit, mengiringkan jenazah, dan lain-lain.
9. Selalu ingat akan tibanya hari akhir
10. Menelaah firman-firman Allah SWt yang terkait dengan peristiwa alam
11. Bermunajat dan pasrah kpeada Allah SWT
12. Tidak terlalu mengharap dunia
13. Banyak melakukan ibadah hati
14. Berdo’a kepada allah SWT agar dijaga keimanan kita
Semoga kita terhindar dari penyakit hati yang dapat melemahkan dan bahkan menghilangkan keimanan kita kepada Allah SWT. Dan semoga Allah SWT memberikan perlindungan kepada kita, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Amin………
“Ketahuilah, sesungguhnya pada setiap jasad ada sekerat daging, apabila dia baik maka baik seluruh anggota jasad, apabila dia jelek maka jelek semua anggota jasad, ketahuilah dialah hati.” (HR. Bukhori)
Perubahan sifat yang ada dalam hati ini terjadi dengan sangat cepat. Semua itu terjadi semata karena kekuasaan yang dimilii Allah SWT. Dia-lah yang membolak-balikkan hati manusia sesuai dengan kehendak-Nya. Perhatikan sabda Rasulullah saw berikut:
“Dinamakan hati (al-qolbu) karena cepatnya berubah.”(HR. Ahmad)
“Perumpamaan hati adalah seperti sebuah bulu di tanah lapang yang diubah oleh hembusan angin dalam keadaan terbalik.” (HR. Ibnu Abi Ashim)
“Sesungguhnya hati-hati anak Adam berada di antara dua jari-jari Alloh layaknya satu hati, Dia mengubah menurut kehendak-Nya.” (HR. Muslim)
“Ya Alloh, Dzat yang membolak-balikkan hati, condongkanlah hati kami untuk selalu taat kepada-Mu.” (HR. Muslim)
Meskipun demikian, kita harus terus berupaya untuk menjaga hati kita agar tidak terkena penyakit hati, yang menyebabkab kita tersesat dari jalan yang diridhoi Allah SWT. Begitu banyak penyakit yang dapat hinggap dalam hati kita, baik kita sadari maupun tidak.
Penyakit-penyakit hati tersebut dapat diketahui dengan melihat perilaku yang ditampilkan oleh seseorang dalam kesehariannya. Perilaku yang mencerminkan rusak dan sakitnya hati seseorang diantaranya adalah:
1. Melakukan kedurhakaan dan dosa
Di antara manusia ada yang melakukan kedurhakaan terus-menerus dalam satu jenis perbuatan. Ada pula yang melakukan dalam beberapa jenis bahkan semuanya dilakukan dengan terang-terangan, padahal Rosululloh bersabda:
“Setiap umatku akan terampuni kecuali mereka yang melakukan kedurhakaan secara terang- terangan.” (HR. Bukhori)
2. Merasakan kekerasan dan kekakuan hati
Keras dan kakunya hati seseorang membuat orang itu tidak memiliki sensitifitas terhadap masalah-masalah yang menimpa saudaranya sesame muslim. Hal ini karena ia tidak akan mampu dipengaruhi oleh apapun juga, dan hanya akan bertumpu pada keinginan pribadinya.
3. Tidak tekun beribadah
Ketekunan dalam beribadah merupakan sesuatu hal yang wajib kita laksanakan. Dalam beribadah kita harus benar-benar memperhatikan dengan seksama setiap gerakan dan ucapan/bacaan serta doa. Sedangkan orang yang hatinya mulai diliputi oleh “penyakit” tidak akan mampu tekun dan memperhatikan apa yang dilakukannya dalam beriadah.
4. Malas dalam ketaatan dan ibadah
Kalaupun ia beribadah, maka ibadah tersebut hanyalah sekedar rutinitas belaka, dan “kosong”. Masuk dalam kategori ini ialah perbuatan–perbuatan yang tidak dilakukan dengan mempedulikan nilai dari perbuatan tersebut atau meremehkan waktu-waktu yang tepat untuk melakukannya. Misalnya, melakukan sholat-sholat di akhir waktu, atau menunda-nunda haji padahal sudah ada kemampuan untuk melaksanakan.
5. Perasaan gelisah dan resah karena masalah yang dihadapi
6. Tidak tersentuh kandungan ayat-ayat suci Al Qur’an
7. Lalai dalam dzikir dan doa
8. Lalai dalam amar ma’ruf nahi munkar
Bara ghiroh dalam hati telah padam, tidak menyuruh kepada yang ma’ruf, tidak pula mencegah dari yang mungkar. Pada puncaknya, dia tidak mengetahui yang ma’ruf dan tidak mengetahui yang mungkar. Segala urusan dianggap sama
9. Gila kehormatan dan popularitas
Termasuk di dalamnya, gila terhadap kedudukan ingin tampil sebagai pemimpin yang menonjol dan tidak dibarengi dengan kemampuan yang semestinya.
“Sesunguhnya kamu sekalian akan berhasrat mendapatkan kepemiminan dan hal ini akan menjadi penyesalan pada hari kiamat.” (HR. Bukhori)
10. Bakhil dan kikir atas hartanya
Allah SWT memuji orang-orang Anshor dengan firman-Nya:
“… dan mereka mengutamakan (orang-orang Muhajirin) atas diri mereka sendiri, sekalipun mereka dalam kesusahan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya, mereka itulah orang-orang yang beruntung. (QS. al-Hasyr [59]: 9)
Rosulullah saw bahkan bersabda :
“Tidaklah berkumpul pada hati seorang hamba selama-lamanya sifat kikir dan keimanan.” (HR. Nasai)
11. Mengakui apa-apa yang tidak dilakukannya
Padahal penyakit ini yang menjadikan binasanya umat terdahulu. Alloh berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman, mengapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Alloh bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.” (QS. ash-Shof : 2–3)
12. Bersenang-senang diatas penderitaan umat muslim
13. Hanya pandai menilai kadar dosa yang dilakukan dan tidak melihat pada siapa dosa itu dilakukannya
14. Tidak peduli pada penderitaan sesama muslim
15. Mudah memutuskan tali silaturahmi/persaudaraan
16. Senang berbantah-bantahan yang mneyebabkan hatinya keras dan kaku
17. Sibuk dalam urusan dunia semata
18. Suka berlebih-lebihan
Penyembuhan
Perilaku tersebut diatas dapat dijadikan indikator awal akan adanya penyakit pada hati seseorang. Meskipun demikian, kita dapat menyembuhkan hati yang sakit tersebut dengan beberapa cara. Hal ini untuk mempertahankan keimanan yang ada dalam hati kita.
Rosulullah saw menggambarkan dalam salah satu sabda Beliau bahwa keimanan seorang hamba diibaratkan sebagai pakaian yang dibutuhkan untuk diperbaharui setiap saat. Beliau saw juga menggambarkan keimanan ibarat menatap bulan, terkadang bercahaya terkadang gelap, manakala bulan tersebut tertutup oleh awan maka hilanglah sinar dari rembulan tersebut, ketika gumpalan-gumpalan awan menghilang maka nampak kembali cahaya bulan tersebut.
Juga sebagaimana sabda Nabi Muhammad saw :
“Barangsiapa di antara kamu melihat kemungkaran hendaklah dia mengubah dengan tangannya, jika dia tidak mampu maka dengan lisannya, jika tidak mampu maka dengan hatinya, dan yang demikian adalah selemah-lemah iman.” (HR. Bukhari)
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan seorang muslim sebagai upaya penyembuhan penyakit hati yang dideritanya:
1. Membaca dan menyimak Al Qur’an
Allah SWT telah memastikan bahwa al-Qur’an adalah penawar dari penyakit, penerang dan cahaya bagi hamba Allah yang dikehendaki-Nya. Firman Allah SWT :
“Dan Kami turunkan dari al-Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman….” (QS. al-Isra’ : 82)
2. Merasakan keagungan Allah SWT
Banyak dalil dari al-Qur’an dan as-Sunnah yang mengungkap tentang keagungan Alloh. Jika seorang muslim memperhatikan nash-nash tersebut, niscaya akan bergetar hatinya dan jiwanya akan tunduk kepada Dzat yang Maha Mendengar dan Maha Mengetahui sebagaimana firman Allah :
“Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh).” (QS. al-An’am: 59)
3. Mencari dan mempelajari ilmu agama
Yaitu ilmu yang bisa menghasilkan rasa takut kepada Allah SWT dan menambah nilai keimanannya. Tidak akan sama keadaan orang yang mengetahui dan orang yang tidak mengetahui.
4. Banyak berdzikir
Dengan berdzikir kepada Allah SWT keimanan bertambah, rohmat Allah datang, hati tenteram, para malaikat datang mengelilingi mereka, dosa-dosa terampuni. Rosulullah saw bersabda:
“Demi Dzat yang jiwaku ada dalam genggaman-Nya, andaikata kamu tetap seperti keadaanmu di sisiku dan di dalam berdzikir, tentu para malaikat akan menyalami kamu di atas tempat tidurmu dan tatkala dalam perjalanan.” (HR. Muslim)
5. Memperbanyak amal sholeh
Banyak hal yang dapat digunakan sebagai lading amal sholeh bagi kita. Sedangkan bentuk dan cara memperbanyak amal sholeh diantaranya adalah:
• Sesegera mungkin melaksanakan amal sholih
• Melaksanakan amal sholih secara terus-menerus
• Tidak gampang bosan dan capai dalam melaksanakannya
• Mengulang beberapa amal sholih yang terlupakan
• Senantiasa berharap apa yang dilakukannya diterima oleh Allah SWT
6. Rajin melakukan ibadah
Di antara rahmat Allah SWT ialah dengan diberikan-Nya beberapa macam peribadatan, sebagiannya berbentuk fisik seperti sholat, sebagiannya berbentuk materi seperti zakat, sebagiannya berbentuk lisan seperti dzikir dan do’a. Bahkan satu jenis ibadah bisa dibagi kepada wajib, sunnah, dan anjuran. Yang wajib pun terkadang terbagi kepada beberapa bagian. Berbagai jenis ibadah ini memungkinkan untuk dijadikan sebagai penyembuh dari penyakit hati atau lemahnya keimanan.
7. Takut meninggal dalam keadaan su’us khotimah
8. Banyak mengingat mati
Rosulullah saw bersabda:
“Perbanyaklah mengingat penebas segala kelezatan, yakni kematian.” (HR. Tirmidzi)
Di antara cara yang efektif untuk mengingatkan seseorang terhadap kematian ialah dengan berziarah kubur, mengunjungi orang sakit, mengiringkan jenazah, dan lain-lain.
9. Selalu ingat akan tibanya hari akhir
10. Menelaah firman-firman Allah SWt yang terkait dengan peristiwa alam
11. Bermunajat dan pasrah kpeada Allah SWT
12. Tidak terlalu mengharap dunia
13. Banyak melakukan ibadah hati
14. Berdo’a kepada allah SWT agar dijaga keimanan kita
Semoga kita terhindar dari penyakit hati yang dapat melemahkan dan bahkan menghilangkan keimanan kita kepada Allah SWT. Dan semoga Allah SWT memberikan perlindungan kepada kita, baik di dunia maupun di akhirat kelak. Amin………
KONSEP KASIH SAYANG DALAM ISLAM....
Sesungguhnya kasih sayang itu cabang (penghubung) kepada Allah SWT. Barang siapa yang menyambungnya,maka Allah akan menyambung (kasih sayang-Nya) dengannya. Dan barang siapa yang memutuskannya, maka Allah akan memutus (kasih sayang-Nya) dengannya.” (HR. Bukhori)
Islam agama penuh dengan kasih sayang. Mewujudkan kasih sayang pada diri sendiri, serta memberikan kasih sayang kepada siapa dan apa yang ada disekeliling kita adalah ibadah. Dan itulah bagian dari sifat dan jati diri orang muslim.
Hanya saja, ada tingkatan sayang dalam Islam. Tingkatan tertinggi adalah sayang / cinta pada Allah SWT lalu Rosulullah SAW.
”Katakanlah, jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, keluarga, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah yang kamu sukai, adalah lebih utama daripada Allah dan Rosul-Nya dan berjihad di jalan Allah, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusannya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.” (QS. At-Taubah:24)
Secara garis besar, objek kasih sayang dalam Islam adalah:
1. Sayang kepada Allah SWT
Mewujudkan rasa sayang atau cinta kepada Allah SWT dalam diri seorang muslim adalah suatu keniscayaan. Karena tidak akan sempurna ibadah seseorang kepada Allah SWT bila tidak ada rasa cinta di dalamnya.
“Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah …” (QS.Al-Baqoroh: 165)
2. Sayang kepada Rosulullah SAW
Mencitai Rosulullah merupakan bagian dari keimanan.
Anas berkata, Rosulullah bersabda, “Tidak sempurna iman kalian sampai aku lebih dia cintai daripada dirinya, orang tuanya, anaknya dan manusia lain keseluruhan”. (HR. Bukhori dan Muslim)
3. Sayang kepada sesama
Jarir bin Abdullah berkata, Rosulullah bersabda, “Allah tidak akan menyayangi orang yang tidak menyayangi manusia lainnya.” (HR. Bukhori dan Muslim)
Yang termasuk sayang kepada sesama adalah:
Sayang kepada orang tua
Abu Hurairoh berkata: “Ada seorang laki-laki datang ke Rosulullah, lalu bertanya, Wahai Rosulullah, siapakah manusia yang paling berhak untuk kuperlakukan dengan sebaik mungkin? Rosulullah bersabda, Ibumu. Lalu ia bertanya, lalu siapa? Beliau menjawab, ibumu. Ia betanya, lalu siapa lagi? Ibumu, jawab Rosulullah. Ia bertanya lagi, lalu siapa? Bapakmu, jawab beliau. (HR. Bukhori)
Sayang kepada suami atau istri
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah, Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (QS.Ar-Rum:21)
Sayang kepada saudara
Anas berkata: Rosulullah bersabda,” Tidak sempurna iman kalian sampai ia mencintai saudaranya sebagai mana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhori)
Sayang kepada anak
Abu Hurairoh berkata: “sewaktu Rosulullah mencium Husain bin Ali, di dekatnya ada sahabat yang sedang duduk, bernama al-Aqro bin Habis at-Tamimi. Al-Aqro berkata, saya telah mempunyai 10 anak, tapi saya tidak pernah mencium satupun dari mereka. Rosulullah memandanginya, lalu bersabda,” Barang siapa yang tidak punya rasa kasih sayang, maka ia tidak akan disayangi.” (HR. Bukhori)
Sayang kepada tetangga
Said bin Abi Syuraikh berkata: Rosulullah bersabda, “Demi Allah, ia tidak beriman. Allah, ia tidak beriman. Allah, ia tidak beriman. Ada yang bertanya, siapakah yang Anda maksud wahai Rosulullah? Rosulullah menjawab, Orang yang tetangganya merasa tidak nyaman dari kejahatan dan keburukannya.” (HR. Bukhori)
Sayang kepada teman
Anas bin Malik berkata: “ Aku pernah duduk di sisi Rosulullah, lalu lewatlah seorang laki-laki. Ada laki-laki lain dari suatu kaum yang berkata, Wahai Rosulullah, sungguh aku sangat mencintai (menyayangi) laki-laki itu. Rosulullah bertanya, Apakah kamu telah memberitahukan hal itu kepadanya? Laki-laki itu menjawab, Belum. Rosulullah bersabda, Berdirilah, dan beritahukanlah kepadanya. Maka laki-laki itupun berdiri menghampirinya, ia berkata, Wahai saudaraku, demi Allah, aku mencintaimu karena Allah. Lalu orang tersebut menjawab, Semoga Allah juga mencintaimu karena kamu mencintai karena-Nya.” (HR. Ahmad, no.1198)
4. Sayang kepada hewan
Abu Hurairoh berkata: Rosulullah bersabda,”pernah ada sorang laki-laki dalam perjalanan, ia merasa sangat haus. Kemudian ia bertemu sumur dan turun ke dalamnya, ia minum air sumur lalu keluar. Tiba-tiba ada anjing yang menjulurkan lidahnya, mengendus tanah karena kehausan. Ia berkata dalam hatinya, anjing ini mengalami apa yang tadi aku alami. Lalu ia (turun ke sumur lagi) memenuhi sepatu kulitnya (dengan air), lalu ia gigit dengan mulutnya lalu keluar, selanjutnya ia memberi minum anjing tersebut. atas perbuatannya itu, Allah bersyukur padanya dan mengampuni dosanya. Para sahabat bertanya, wahai Rosulullah, apakah kita akan mendapat pahala jika menolong hewan? Beliau bersabda, “Kebaikkan kepada setiap yang punya hati (makhluk hidup) ada pahalanya” (HR. Bukhori dan Muslim)
5. Sayang kepada tumbuhan
Pesan Abu Bakar ra. Kepada pemimpin pasukannya, Yazid bin Abu Sufyan:
Dan aku berwasiat kepadamua 10 hal. ” janganlah kalian membunuh wanita, bayi atau orang tua lanjut usia. Dan janganlah kamu memotong pon yang sedang berbuah. Dan janganlah kamu merusak gedung atau bangunan. Dan janganlah kamu membunuh camping atau onta kecuali untuk di makan. Dan janganlah kamu membakar lebah atau menenggelamkannya. Dan janganlah kamu korupsi, Dan janganlah kamu berkhianat.” (HR. Malik)
6. Sayang kepada lingkungan
Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al-A’raf: 56)
Jika diperhatikan, konsep kasih sayang dalam Islam lebih lengkap dan komplit. Sehingga kita tidak perlu lagi konsep kasih sayang dari agam atau ajaran filsafat kepecayaan lain.
Jika kita benar-benar memperaktikkan ajaran Islam secara kaffah (integral), maka kita akan merasakan besarnya kasih sayang dalam diri kita, dan orang lainpun merasakannya kenikmatan kasih sayang yang menjadi bagian dari ajaran Islam.
Wallahu’alam
Islam agama penuh dengan kasih sayang. Mewujudkan kasih sayang pada diri sendiri, serta memberikan kasih sayang kepada siapa dan apa yang ada disekeliling kita adalah ibadah. Dan itulah bagian dari sifat dan jati diri orang muslim.
Hanya saja, ada tingkatan sayang dalam Islam. Tingkatan tertinggi adalah sayang / cinta pada Allah SWT lalu Rosulullah SAW.
”Katakanlah, jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri, keluarga, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah yang kamu sukai, adalah lebih utama daripada Allah dan Rosul-Nya dan berjihad di jalan Allah, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusannya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.” (QS. At-Taubah:24)
Secara garis besar, objek kasih sayang dalam Islam adalah:
1. Sayang kepada Allah SWT
Mewujudkan rasa sayang atau cinta kepada Allah SWT dalam diri seorang muslim adalah suatu keniscayaan. Karena tidak akan sempurna ibadah seseorang kepada Allah SWT bila tidak ada rasa cinta di dalamnya.
“Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah …” (QS.Al-Baqoroh: 165)
2. Sayang kepada Rosulullah SAW
Mencitai Rosulullah merupakan bagian dari keimanan.
Anas berkata, Rosulullah bersabda, “Tidak sempurna iman kalian sampai aku lebih dia cintai daripada dirinya, orang tuanya, anaknya dan manusia lain keseluruhan”. (HR. Bukhori dan Muslim)
3. Sayang kepada sesama
Jarir bin Abdullah berkata, Rosulullah bersabda, “Allah tidak akan menyayangi orang yang tidak menyayangi manusia lainnya.” (HR. Bukhori dan Muslim)
Yang termasuk sayang kepada sesama adalah:
Sayang kepada orang tua
Abu Hurairoh berkata: “Ada seorang laki-laki datang ke Rosulullah, lalu bertanya, Wahai Rosulullah, siapakah manusia yang paling berhak untuk kuperlakukan dengan sebaik mungkin? Rosulullah bersabda, Ibumu. Lalu ia bertanya, lalu siapa? Beliau menjawab, ibumu. Ia betanya, lalu siapa lagi? Ibumu, jawab Rosulullah. Ia bertanya lagi, lalu siapa? Bapakmu, jawab beliau. (HR. Bukhori)
Sayang kepada suami atau istri
“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah, Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir” (QS.Ar-Rum:21)
Sayang kepada saudara
Anas berkata: Rosulullah bersabda,” Tidak sempurna iman kalian sampai ia mencintai saudaranya sebagai mana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhori)
Sayang kepada anak
Abu Hurairoh berkata: “sewaktu Rosulullah mencium Husain bin Ali, di dekatnya ada sahabat yang sedang duduk, bernama al-Aqro bin Habis at-Tamimi. Al-Aqro berkata, saya telah mempunyai 10 anak, tapi saya tidak pernah mencium satupun dari mereka. Rosulullah memandanginya, lalu bersabda,” Barang siapa yang tidak punya rasa kasih sayang, maka ia tidak akan disayangi.” (HR. Bukhori)
Sayang kepada tetangga
Said bin Abi Syuraikh berkata: Rosulullah bersabda, “Demi Allah, ia tidak beriman. Allah, ia tidak beriman. Allah, ia tidak beriman. Ada yang bertanya, siapakah yang Anda maksud wahai Rosulullah? Rosulullah menjawab, Orang yang tetangganya merasa tidak nyaman dari kejahatan dan keburukannya.” (HR. Bukhori)
Sayang kepada teman
Anas bin Malik berkata: “ Aku pernah duduk di sisi Rosulullah, lalu lewatlah seorang laki-laki. Ada laki-laki lain dari suatu kaum yang berkata, Wahai Rosulullah, sungguh aku sangat mencintai (menyayangi) laki-laki itu. Rosulullah bertanya, Apakah kamu telah memberitahukan hal itu kepadanya? Laki-laki itu menjawab, Belum. Rosulullah bersabda, Berdirilah, dan beritahukanlah kepadanya. Maka laki-laki itupun berdiri menghampirinya, ia berkata, Wahai saudaraku, demi Allah, aku mencintaimu karena Allah. Lalu orang tersebut menjawab, Semoga Allah juga mencintaimu karena kamu mencintai karena-Nya.” (HR. Ahmad, no.1198)
4. Sayang kepada hewan
Abu Hurairoh berkata: Rosulullah bersabda,”pernah ada sorang laki-laki dalam perjalanan, ia merasa sangat haus. Kemudian ia bertemu sumur dan turun ke dalamnya, ia minum air sumur lalu keluar. Tiba-tiba ada anjing yang menjulurkan lidahnya, mengendus tanah karena kehausan. Ia berkata dalam hatinya, anjing ini mengalami apa yang tadi aku alami. Lalu ia (turun ke sumur lagi) memenuhi sepatu kulitnya (dengan air), lalu ia gigit dengan mulutnya lalu keluar, selanjutnya ia memberi minum anjing tersebut. atas perbuatannya itu, Allah bersyukur padanya dan mengampuni dosanya. Para sahabat bertanya, wahai Rosulullah, apakah kita akan mendapat pahala jika menolong hewan? Beliau bersabda, “Kebaikkan kepada setiap yang punya hati (makhluk hidup) ada pahalanya” (HR. Bukhori dan Muslim)
5. Sayang kepada tumbuhan
Pesan Abu Bakar ra. Kepada pemimpin pasukannya, Yazid bin Abu Sufyan:
Dan aku berwasiat kepadamua 10 hal. ” janganlah kalian membunuh wanita, bayi atau orang tua lanjut usia. Dan janganlah kamu memotong pon yang sedang berbuah. Dan janganlah kamu merusak gedung atau bangunan. Dan janganlah kamu membunuh camping atau onta kecuali untuk di makan. Dan janganlah kamu membakar lebah atau menenggelamkannya. Dan janganlah kamu korupsi, Dan janganlah kamu berkhianat.” (HR. Malik)
6. Sayang kepada lingkungan
Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan). Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al-A’raf: 56)
Jika diperhatikan, konsep kasih sayang dalam Islam lebih lengkap dan komplit. Sehingga kita tidak perlu lagi konsep kasih sayang dari agam atau ajaran filsafat kepecayaan lain.
Jika kita benar-benar memperaktikkan ajaran Islam secara kaffah (integral), maka kita akan merasakan besarnya kasih sayang dalam diri kita, dan orang lainpun merasakannya kenikmatan kasih sayang yang menjadi bagian dari ajaran Islam.
Wallahu’alam
TIPS MENGHADAPI STRESS..........(kendalikan strees oleh Hati....jangan sampai dikendalikan ma stress)
Siapa sih yang belum pernah merasakan Stress? Semua orang saya rasa pernah mengalami kondisi dimana adanya rasa lelah pada kondisi mental, sosial dan fisik, kehilangan atau malah bertambah nafsu makan, sakit kepala, emosi turun naik, sulit tidur dan tidur berlebihan. Lantas perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan merupakan bagian dari tanda-tanda Stress.
Menurut kalbenutional, manajemen stres adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi, orang-orang, dan kejadian-kejadian yang ada di sekitar memberi tuntutan yang berlebihan kepada Anda.
Lalu, apa saja yang dapat kita lakukan untuk mengatur stres?
1. Perhatikan lingkungan sekitar kita. Mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat kita ubah. Atau bahkan kita kendalikan.
2. Kenalilah cara terbaik untuk merelaksasikan diri kita. Meditasi dan latihan pernafasan terbukti efektif dalam mengendalikan stres. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran kita dari pikiran-pikiran yang menggangu.
3. Jauhkan diri dari situasi-situasi yang menekan kita. Beri diri kita kesempatan untuk beristirahat walaupun hanya untuk beberapa saat setiap hari.
4. Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup, Kita akan dapat mengurangi beban yang berlebihan.
5. Cobalah untuk memprioritaskan beberapa hal yang benar-benar penting dan biarkan yang lainnya mengikuti di belakang.
6. Jangan membebani diri kita sendiri secara berlebihan. Tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa yang prioritas.
7. Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi kita terhadap hal tersebut.
8. Belajarlah untuk mengenali stres. Tingkatkan reaksi tubuh kita dan buatlah pengaturan diri terhadap stres.
9. Hindari reaksi yang berlebihan. Hindari perasaan benci, bingung, mengamuk, dan depresi yang berlebihan.
10. Cukup beristirahat
11. Hindari stres, dengan melakukan kegiatan-kegiatan fisik, misalnya jogging, tennis ataupun berkebun.
12. Jangan menghindar dengan mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan yang dianggap dapat menyembunyikan stres namun tidak dapat membantu memecahkan masalah.
13. Tingkatkan ketahanan diri kita
14. Jadilah seseorang yang berfikir positif. Tanamkan pada diri kita bahwa kita dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi.
Semoga bermanfaat!
Menurut kalbenutional, manajemen stres adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi, orang-orang, dan kejadian-kejadian yang ada di sekitar memberi tuntutan yang berlebihan kepada Anda.
Lalu, apa saja yang dapat kita lakukan untuk mengatur stres?
1. Perhatikan lingkungan sekitar kita. Mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat kita ubah. Atau bahkan kita kendalikan.
2. Kenalilah cara terbaik untuk merelaksasikan diri kita. Meditasi dan latihan pernafasan terbukti efektif dalam mengendalikan stres. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran kita dari pikiran-pikiran yang menggangu.
3. Jauhkan diri dari situasi-situasi yang menekan kita. Beri diri kita kesempatan untuk beristirahat walaupun hanya untuk beberapa saat setiap hari.
4. Dengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup, Kita akan dapat mengurangi beban yang berlebihan.
5. Cobalah untuk memprioritaskan beberapa hal yang benar-benar penting dan biarkan yang lainnya mengikuti di belakang.
6. Jangan membebani diri kita sendiri secara berlebihan. Tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa yang prioritas.
7. Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi kita terhadap hal tersebut.
8. Belajarlah untuk mengenali stres. Tingkatkan reaksi tubuh kita dan buatlah pengaturan diri terhadap stres.
9. Hindari reaksi yang berlebihan. Hindari perasaan benci, bingung, mengamuk, dan depresi yang berlebihan.
10. Cukup beristirahat
11. Hindari stres, dengan melakukan kegiatan-kegiatan fisik, misalnya jogging, tennis ataupun berkebun.
12. Jangan menghindar dengan mengkonsumsi alkohol dan obat-obatan yang dianggap dapat menyembunyikan stres namun tidak dapat membantu memecahkan masalah.
13. Tingkatkan ketahanan diri kita
14. Jadilah seseorang yang berfikir positif. Tanamkan pada diri kita bahwa kita dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi.
Semoga bermanfaat!
Subscribe to:
Posts (Atom)